Senin, 18 Maret 2013

R I N D U



 
 

Ketika hujan berjatuhan, ingatkan aku pada sebuah perpisahan yang menyayat hati. Butir-butir air jatuh dari penampungannya, airnya menampar-nampar jendela kantorku menambah riuh dan gaduh suasana kantor sore itu. Jalanan di depan kantor sama juga. Gaduh oleh lalu lalang kendaraan bermotor dan para pejalan kaki yang nekat menerobos hujan sore itu. Ini memang sudah lebih dari jam kantor usai, namun aku masih enggan untuk beranjak dari jendela. Tetiba, hujan sore ini membuatku merindukanmu pangeranku.
Aku teringat pada hujan yang kita lewati bersama. Bertelanjang kaki, berlarian di bawah rinai hujan, saling berebut tawa, dan menceritakan segalanya. Atau ketika kita berada di kedai kopi dekat sekolah,  menatap hujan melalui kaca jendela sambil menikmati secangkir kopi. Kau dengan mata teduhmu yang selalu menatapku lembut seolah mengungkapkan sayang.
Apakah kau masih mengingatnya, Mas?
 Entahlah!Aku bahkan tak pernah tahu kau berada di belahan bumi mana, jejakmu sama sekali tak terbaca olehku. Aku berharap kau pulang, walau sekedar untuk berkata bawha kau baik-baik saja.
Aku merindukanmu, Mas.

Baby you said your all that i need
Baby you said you make me complete
Just come back home
Just come back home to me

         (Nidji-Pulang)



To be continue:   Pulang


 

Rabu, 06 Maret 2013

Anugerah Terindah



Alhamdullilah, Tujuh belas minggu sudah makhluk mungil itu menjadi bagian dari diriku. Seneng banget deh pas tahu aku lagi hamil, karena ini memang keinginan aku, suami, dan keluarga supaya aku cepet memiliki momongan setelah menikah. Menjadi calon ibu adalah Anugerah terindah dari Allah SWT dan aku bersyukur atas semua yang Allah berikan untukku. 

Aku yang baru pertama kali hamil, bawaannya lemes terus. Ya wajar kali ya, namanya juga lagi hamil, pasti lebih cepet capek dari biasanya. Meskipun begitu, di bawa hepi aja demi buah hati tercinta. Sabar dan ikhlas dalam menjalani kehamilan itu hal terpenting yang harus di lakukan oleh ibu hamil. Supaya nggak stress dan  berakibat buruk terhadap bayi yang di kandungnya. 

Kalo di tanya ngidam apa? Aku bingung jawabnya, soalnya segala jenis makanan aku mau-mau aja. Hehe. Aku bener-bener rakus, semua makanan di makan. Haha. Alhamdulilah deh, gak rewel soal makanan sehingga kebutuhan nutrisi si baby bisa terpenuhi deh. Meskipun nggak ada masalah sama yang namanya nafsu makan, aku juga musti pilih-pilih makanan, mana yang makanan sehat dan mana makanan yang nggak sehat. Aku sih lebih banyak makan buah, sayur dan mengurangi makanan siap saji. 

Ah, jadi nggak sabar melihat si baby lahir ke dunia……hihihi…

Kamis, 13 Desember 2012

KOPI




Secangkir Kopi menandai adanya kehidupan di pagi hari. Menyambut mentari dengan diiringi kokok merdu si ayam jantan merupakan pertanda semua akan bermula di pagi ini.

Kita selalu melewati pagi bersama secangkir kopi yang ku buat. Cairan kental dan pahit itu memang selalu menyatukan aku dan dirirmu, melebur bersama hangatnya pagi ini. Kopi membuat kita tak pernah bosan pada pahit dan getir kehidupan. Bahkan kita memiliki cara yang berbeda untuk menikmatinya. Sederhana memang, tapi dengan dirimu disampingku yang sederhana itu bisa menjadi istimewa. 

Semoga esok masih bertemu pagi sambil menikmati secangkir kopi buatanmu, sebagai pertanda bahwa kita masih saling berbagi. 

 






Minggu, 02 Desember 2012

Like Roaller Coaster




Jika menurutmu kebahagiaan berasal dari materi dan cinta, maka kau mungkin akan merasa hidupmu berada dalam ketakutan bila salah satunya akan di ambil oleh Tuhan. Mereka hanyalah sebagian kecil yang bisa membuat kita bahagia. Karena hidup seperti naik roller coaster , kadang di bawah kadang di atas, kadang kau bisa memiliki segalanya, dan terkadang kau tak memiliki apa-apa.

Yang harusnya kau lakukan bagaimana menerima kehidupan ini dengan antusias, suka cita dan hati yang Ikhlas. Insya Allah, kebahagian akan selalu melingkupi kehidupan kalian. Jangan pernah menunggu memiliki pekerjaan bagus, rumah yang mewah, pasangan yang sempurna untuk menemukan kebahagiaan. 

Jika kau inginkan cinta maka berikanlah cinta, begitu juga dengan kebahagiaan, bahagiakan orang lain maka kau akan mendapatkan pula kebahagiaan. Karena bahagia itu sederhana, sesederhana melafalkannya.

Jumat, 28 September 2012

Pilihan



Hari ini terakhir saya bekerja di perusahaan yang telah banyak memberikan pengalaman berharga dalam hidup saya. Pada akhirnya saya memilih untuk berhenti bekerja demi suami dan keluarga baru saya. Apa yang saya lakukan ini, bukan Cuma sekedar pilihan karena apapun keputusanya pasti ada kadar dilema dan sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan. 

Hidup adalah pilihan, apapun pilihannya tidak ada yang salah. Salah dan benar tergantung dari cara kita berpikir dan cara pandang kita akan keputusan yang akan di ambil. Itulah jawaban saya, ketika sebagian banyak orang yang menyayangkan maupun kurang setuju dengan keputusan saya berhenti bekerja. Yah, awalnya saya sependapat dengan mereka, tapi Allah SWT telah membuaka hati dan pikiran saya, menunjukkan yang benar dan terbaik bagi saya dan keluarga. Itulah yang saya ikuti, InsyaAllah…ini adalah langkah awal kami untuk sesuatu yang lebih baik lagi.

Untuk rekan-rekan kerja saya………suatu perpisahan memang sulit untuk dihindari. Saya paham bahwa meninggalkan kapal terlebih dahulu, disaat semua awak masih sibuk melempar sauh dan sedang mencoba merapat ke dermaga adalah sesuatu yang mungkin kurang menyenangkan. Apalagi disaat tenaga kita sedang di butuhkan walau hanya sekedar untuk memegang sebuah dayung.Terima kasih atas kenyamanan bersama dengan kalian semua. 

Ada banyak pertanyaan beberapa teman yang belum sempat saya jawab, yaitu tentang “mau ngapain setelah berhenti kerja?”.
Tentu, saya akan sibuk dengan peran baru saya menjadi seorang Istri yaitu mengurus dan mendampingi suami.
“Apa tidak bosan?”
“Bosan?tentu tidaklah, sama suami sendiri kok bosan. Itu kan sudah menjadi tanggung jawab seorang istri”.
“Maksudnya, apa tidak bosan di rumah terus?”
“Tidak, selain mengurus suami, saya punya toko online dan membantu anak-anak tetangga mengerjakan PR dan memahami pelajaran yang sulit di sekolahnya”.
Intinya Jangan pernah ragu dalam membuat pilihan.