Tampilkan postingan dengan label Jejak-Jejak Strawberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jejak-Jejak Strawberry. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

Keindahan Laut Bali

Rabu, 29 Februari 2012

Maret




Tak terasa hari dan tanggal sudah beranjak ke bulan maret meninggalkan bulan february beserta cerita-cerita sedih maupun bahagia. Begitulah hidup selalu ada cerita sedih juga cerita bahagia di dalamnya. Dan kini sayapu menyadari telah tertinggal jauh oleh waktu. Tetap terpaku pada satu titik disini tanpa bergeser sedikitpun. Ah, saya harus terus berjuan untuk mengejar ketinggalan itu. 
February, saya merasa belum bisa menjadi yang lebih baik dari bulan sebelumnya. Semuanya masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya. 
Jika boleh meminta saya ingin satu hal terjadi di bulan ini dan juga bulan-bulan selanjutnya. Satu hal itu adalah......saya ingin mama saya selalu tersenyum......Sudah cukup bagi saya, sebab selama ini mama saya selalu menangis gara-gara saya. Dan disini saya berdiri sedniri , menatap cakrawala menitipkan sebuah doa agar semua harapan dan keinginan saya tercapai. 



Doakan ya teman-teman agar keinginan saya itu tercapai. Amien. 




Selamat datang maret!!!



Senin, 13 Februari 2012

Sate Blora Vs Sate Madura

Kali ini jejak-jejak kakiku berada di Blora, sebuah kota kecil di jawa tengah tepatnya diselatan kota rembang. 
Malam itu saya dan ketiga teman saya ingin sekali menikmati makanan khas kota tersebut yaitu sate blora. Sebenernya sih bisa dengan gampang dapetin makanan itu di kota saya, cuman pengen aja merasakan makanan khas itu di kota asalnya. 

Sate Blora VS Sate Madura, enak yang mana yah?

Bagi gue semua enak kok, hehe ....
Sate blora itu berbahan dasar daging ayam yang di tusuk-tusuk kecil,  yang membedakan dengan sate madura adalah bumbunya, meskipun sama-sama berbahan dasar kacang tanah ,  kalau sate blora di tambahin bumbu kemiri dan santan kelapa. Bumbunya mengental dengan rasanya gurih, beda sama bumbu sate madura yang lebih encer dan rasanya gurih manis.

Ini dia neh gambarnya:
Bumbunya



Sajiannya seperti gambar di atas flend, Nasi Putih di siram kuah opor tanpa santan, ditaburi bawang goreng dan sambal, sedangkan minumnya jeruk panas. Wiehh...mantaps.

Masalah harga jangan di tanya murah meriah, pertusuk Rp 1200,00, nasi Rp.2000, Jeruk Anget: Rp.2000.
Oh ya...kalau makan disini, tusuknya jangan di buang , soalnya itu yang akan dijadiin pedagang buat ngitung berapa sate yang kita habiskan. hehe.


Selamat mencoba yah,

 

Minggu, 29 Januari 2012

Liburan Enggak Harus Mahal Tapi Berkesan


Senin Pagi di Meja Kerjaku

“weekend kemaren kemana cyn di rembang”,tanya seorang temen sepekerjaan. Kebetulan weekend kemarin saya di tugasin bos untuk ngelihat proyek di rembang, jawa tengah. Sebuah kabupaten kecil yang berada di daerah pinggiran laut jawa. 

“Nggak kemana-mana, ngendon aja di kamar trus jalan-jalan ke alun-alun”,jawabku.
“jiahh….hari gini ke alun-alun….nggak Ok banget sih cynnnn, nggak modal”,ujarnya.

Obrolan pagi ku dengan seorang teman di kantor

So what gitu loh, bagi ku liburan itu nggak perlu mahal kok cynnnn…..bukankah tujuan kita berlibur itu adalah mengistirahatkan otak kita setelah selama satu minggu melakukan rutinitas pekerjaan?Liburan yang penting bisa bikin otak lebih fresh dan bahagia, sudah cukup bagiku….

Nggak harus ke mall, waterboom, jatim park, atau WBL dan temapt wisata lainnya yang pasti membutuhkan materi yang banyak juga. Apalagi….di rembang mana ada mall dan tempat-tempat wisata kayak di surabaya??

Yah tempat hiburan yang ada di rembang thu setahu aku cuman di alun-alun kota dan pantai kartini ajah...

Ya ya ya….liburan nggak harus mahal kok, Minggu malam saya sengaja menolak di anter driver kantor untuk keluar nikmatin malam hari sambil nyari kudapan malam, juga nolak di pinjemin motor sama temen kos. 

Saya sengaja ingin berjalan kaki menuju alun-alun kota yang jaraknya ga jauh-jauh amat kok dari mess kantor, pikir saya sekalian olahraga dan jernihin pikiran.
Saya benar-benar menikmati sensasi yang luar biasa ketika melihat jalanan yang biasa saya lewatin di malam hari dengan berjalan kaki. 

Lalu saya terduduk di antara pengunjung lain untuk menikmati ayam goreng dan tempe goreng yang dinikmati dengan sambal terasi yang mantaps abis. Hmmm..yumyy…nikmatnya. Sudah enak, murah lagi. Dengan harga Rp.12500 saya sudah mendapatkan satu bungkus nasi+ayam goreng+tempe Goreng+lalapan+sambal, Es Teh Manis, itupun masih dapat membawa pulang satu bungkus ayam goreng. Puas rasanya…



 Gambar di ambil dari Google

Jangan kalah sama bule, bule aja bangga naik becak



Setelah itu , saya pun pulang ke kos dengan menaiki becak. Sebenernya saya nggak tega menaiki becak bapak tua itu. Hmm…tapi gimana lagi,
Ya sudahlah, akirnya naek becak deh, rasanya saya sudah lupa kapan terakhir naik becak, tahu sendiri di kota-kota besar seperti surabaya dan jakarta sudah tidak ada becak lagi, kalaupun ada itu sudah jarang banget. Kalau nggak salah sih terakhir naik becak waktu saya SMU. 

Nikmatin udara malam, di atas becak sungguh menyenangkan lho. Bisa ngerasain angin malam yang sejuk....

Sampai juga deh di mess….

Kata ibu pengurus mess kalau naik becak dari alun-alun ke rumah kasih 5000 aja sudah cukup. Tapi kok rasanya saya nggak tega banget mau kasih segitu. Selain bapak itu usianya sudah banyak, saya merasakan sekali gimana nafasnya ketika menggenjot pedal becaknya terasa berat gitu.  Akhirnya saya ngasih uang 10 ribuan untuk bapak tua itu.

Si bapak tukang becak bilang ”mbak nggak ada kembalian”

“oh ga usah pak, saya emang ngasih segitu buat bapak, maksih ya pak”,ujar saya ketika menuruni becaknya.

“wah makasih ya mbak, baik sekali. Lumayan mbak bisa buat makan malam”,jawabnya.

“hmm bapak belum makan to?ya udah ini ada makanan, ambil aja pak”,ujarku.

Dari wajah bapak itu sumringah banget…saya senang melihat orang lain juga senang atas pemberian saya.

Allhamdulilah, ternyata bahagia itu sederhana yah….

Sampai di kamar langsung tidur karena kecapekan, bangun-bangun udah subuh.


Sabtu, 22 Oktober 2011

Indahnya Pantai Tablolong

Minggu pagi, mumpung sedang berada di Kupang , Nusa Tenggara Timur, saya tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk jalan-jalan menikmati keindahan pantai Tablolong. Pantai Tablolong terletak di ujung pulau timor berhadapan langsung dengan pulau semau. Lokasinya memang cukup jauh dari kota kupang, jarak tempuhnya sekitar 25 km dari kota kupang. Kita dapat menggunakan kendaraan pribadi untuk dapat menikmati keindahan pantai tablolong karena disana belum ada transportasi umum menuju ke wisata pantai tersebut. Jalan yang berkelok-kelok  dengan melewati rumah tradisional penduduk tablolong  merupakan sensasi tersendiri yang bisa dinikmati.
Sekitar satu jam perjalan yang ditempuh dari kota kupang, sesampainya disana kita akan menemukan tulisan yang sudah usang dan nampaknya tidak terawat lagi" Tempat Wisata Pantai Tablolong". Hmmm....disana mata saya dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang sangat luas dan juga ketenangan ketika melihat jernih dan birunya air di pantai tablolong. Sungguh sangat menakjubkan, disana memang terkenal sebagai surganya para pemancing, dibawah laut sana banyak hidup ribuan ikan-ikan. ditempat tersebut seringkali dilakukan secara rutin turnamen lomba memancing.
Ayo berkunjung ke pantai tablolong.......