Tampilkan postingan dengan label Sad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sad. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juni 2012

Sakit




Kau tahu kan rasanya sakit itu?

Seperti yang aku rasakan, badan tak bertenaga, pandangan mata mengabur, badan panas, tenggorokan sakit, dan untuk makanpun rasanya pahit. Sungguh tidak enak, tidurpun juga tak nyenyak. Apalagi ketika sakit ndak ada mama yang merawat, bisa-bisa hati ini ikutan sakit karena nelangsa ngurus diri sendiri ketika sakit. Biasanya kalo aku sakit, mama selalu buatin bubur, menyiapkan obat, dan minuman hangat untukku. Tapi sekarang kan aku tinggal jauh dari mama :(, berbeda kota.

"Mbak, makanya di jaga, jangan ngemil gorengan nanti radang tenggorokanmu kumat loh." pesen mama seminggu yang lalu itu sama sekali tak kuhiraukan, al hasil aku pun jatuh sakit karena radang tenggorokanku kambuh. Seandainya saja aku menghiraukan nasehat mama, nggak akan begini jadinya.

"Bikin mama khawatir aja mbak kamu ini!" begitu kata mama mengetahui suaruku hilang sudah dua hari ini. Dan aku cuman mengangguk di telpon.

Tapi Sakit ini tlah membuatku menjadi manusia yang lebih menghargai untuk menjaga kesehatan dan juga menghargai nasehat mama untukku.
Dengan sehat kita dapat berfikir baik, aktifitas berjalan dengan baik, dan secara otomatis kita akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa.

Bersyukurlah Allah SWT memberikanmu kesehatan yang luar biasa hari ini.


-Strawberry-

Senin, 23 April 2012

I’m Just Your Plan B



Saat perjalanan menuju rumah, suatu pesan masuk di HP ku “Aku sudah ada di rumahmu, cepat pulang, aku tunggu kamu.” Membaca pesan yang di kirimkan oleh wanitaku tersebut sempat membuatku sesak nafas untuk beberapa detik. Ingin menghindar, namun taksi yang ku tumpangi sudah terlanjur berbelok memasuki pekarangan rumahku. Dan seperti biasanya, kamu duduk di bangku kayu di bawah pohon mangga sambil memainkan HP mu.

Setelah membayar taksi, akupun turun.
“Hai…” sapamu ketika melihatku turun dari taksi.
“Hai juga, ada apa kau kemari?” Jawabku sembari mendaratkan tubuhku di bangku kayu tempatmu terduduk.
“Aku ingin berpamitan,” Ujarmu.
“Kau akan pergi lagi?” Tanyaku sembari melepaskan sepatuku.
“Ya, tapi hanya untuk sementara, bila urusanku di Jakarta sudah selesai aku pasti akan kembali.”
“Pergilah…aku tak akan menunggumu lagi!” Ujarku lalu menatap matamu lebih dalam.
“Aku janji, kali ini aku pergi tak akan lama.” Ujarmu menatap mataku berusaha untuk meyakinkan aku.
“Terserah kamu, aku tidak akan pernah memaksamu lagi untuk berada di sini bersamaku.”
“Kau ini kenapa?apa kau tak ingin aku kembali?” Ujar wanitaku memberikan guncangan kecil di bahu kiriku.
“Memangnya aku berkata begitu?tidak kan?” Jawabku.
“Katakan padaku, sebenarnaya ada apa denganmu sayang?” Ujar wanitaku dengan suara manjanya.
“Kau pikir kau ini siapa, kau seenaknya saja datang, mengambil hatiku, mempermainkan, lalu pergi sesuka hatimu. Kau datang lagi, mengambil hatiku, mempermainkan , lalu pergi semaumu. Aku lelah dengan semua ini, pergilah aku tidak akan menahanmu terlalu lama di sini.”
“Maafkan aku sayang, aku tidak bermaksud seperti itu!” Rengekmu.
“Aku tahu. Tapi nyatanya kau lakukan itu semua padaku kan?Pergilah, bukan kah itu mau mu?”
“Tidak sayang, sebenarnya aku masih ingin bersamamu di sini.”
Arghhhh….tadi bilang mau pergi, sekarang bilang masih ingin bersamaku, bisa jadi sedetik lagi mungkin kamu akan berkata lain. Jika ada orang plin plan di dunia ini itu pasti kamu.
“Ijinkan aku untuk kembali lagi nanti ya?”
“Maaf, aku tidak bisa, aku lelah bermain-main denganmu.”
“Please…aku mohon, tunggu aku sayang.” lagi-lagi kau menggelayutiku.
“Berhentilah merengek!!! Sungguh, rengekkanmu itu begitu ampuh mencairkan hatiku yang sudah membeku.” ujarku dalam hati.
Lalu aku teringat pada nasehat seorang kawan kemarin saat di kantor.
“Kamu itu hanya plan B saja buat dia, dia sudah punya plan A, dan selama plan A belum di Approve maka dia akan terus menarik ulur kamu. Begitu plan A sudah Approve maka kamu akan segera di singkirkan begitu saja.” begitu kata sahabatku.
“Aku benar-benar tidak bisa, maafkan aku, sekarang pergilah!!!” tandasku mengakhiri pembicaraan sore itu.

Rabu, 04 April 2012

HUJAN

Hujan, Selalu ada cerita tentang mu, tentang cinta yang tlah berlalu. Entah kenapa hujan selalu saja membuat saya Rindu, Rindu pada semua yang jauh dan tak dapat ku jangkau. Ah, begitu dahsyatnya kah Hujan?Selalu sukses membuat saya meringkuk di pojokan kamar dan menangisi semua yang tlah lalu.

Hujan....Hujan....Hujan, my tears falling again!!!!


Minggu, 08 Januari 2012

Sampai kapan perempuan jadi korban pelecehan seksual

Tung tung tung.....bunyi massage dari hape blackberry ku. Seorang rekan kerjaku mengirimkan sebuah pesan padaku, sebut saja namanya cantik, 30 tahun. Seorang Single mother dengan satu anak laki-laki usia sekitar 2 tahunan. Jadi seorang single mother itu gak gampang, selain harus berjuang keras menghidupi sang buah hati, belum lagi harus menerima cercaan negatif dari banyak orang tentang statusnya yang memiliki anak tanpa suami.
Miris sekali rasanya kalo cantik terus-terusan di cap sebagai perempuan nggak bener, padahal belum tentu juga toh semua itu benar?Dia memiliki kehidupan sendiri, yang hanya dia sendiri yang tahu bagaimana hidupnya. Rasanya nggak perlu juga masyarakat yang menilai, apalagi menghakimi. Masalah dosa atau enggaknya hanya Tuhan yang tahu dan hanya DIA yang boleh menghakimi. Belum tentu khan kita lebih baik dari orang itu???
Begini isi pesan cantik kepadaku:
Her : Hey nov aku pengen share neh!!!
Me  : Silahkan
Her: aku dapat BBM dari temenku yang sama-sama alumni  (nyebutin salah satu universitas negeri) yang isinya ngelecehin aku banget.
Me: apa isi nya?
Her: tik, aku bersedia jadi laki-laki penghiburmu tanpa bayaran...pokoke kamu puas aku lemas.
Me: @#$$$$$@$$@$$@ ????
Her: ada lagi yang lebih parah .  Tik, kamu mau nggak ngerasakan surga dunia sama aku?enak lho di coblos.
Dalam hatiku berkata, kok ada yah laki-laki seperti dia. Apa nggak malu dengan ucapanya yang begitu kotor dan nggak pantes itu. Sebenernya dia itu berpendidikan nggak sih, kalo emnag berpendidikan mestinya dia tahu bahwa omongannya itu sangat-sangat melecehkan perempuan.
Sampai kapan perempuan slalu menjadi korban pelecehan seksual?
Dan sampai kapan perempuan hanya berdiam diri ketika di lecehkan?
Entah siapa lagi orang-orang di sekitarku yang akan menjadi korban pelecehan seksual.


Jumat, 21 Oktober 2011

Waspada KDRT....