Selasa, 21 Februari 2012

Jakarta




Jakarta,  tempat dimana aku pernah menyandarkan sebuah harapan dan mimpi. Namun itu dulu, sekarang tlah ku pupuskan harapan dan mimpi itu untuk menjadi manusia hebat di kota metropolitan.


Jakarta, dibalik kemegahan dan keramaiannya terdapat sebuah cerita kehidupanku, baik suka maupun duka.


Jakarta, konon katanya kau lebih kejam dari pada ibu tiri, itu memang benar adanya. 

Dan kini sudah cukup bagiku untuk melihatmu dari kejauhan.


Jakarta, sesungguhnya tlah ku hapus kisah tentangmu, dan tlah ku hapus pula namamu dari daftar kota-kota yang pernah ku sambangi.


Sungguh, tak ingin lagi ku sapa dirimu.......



Minggu, 19 Februari 2012

BUKU




Jika hidup adalah sebuah buku. Ada beberapa bagian di dalamnya.
Selembar demi selembar, sehari demi sehari
Mengandung makna penting
Mengukir kisah di setiap lembarnya
Tanpa pernah kau  tahu akhir cerita sebuah buku
Nikmatilah setiap kata, kalimat, dan paragraph yang ada di dalamnya
Mungkin ini lembar terakhir yang kau baca.

Apakah Isi Buku Yang Kau Baca Adalah Pilihanmu?
Selamat Hari Senin 








Jumat, 17 Februari 2012

Take Time To Pause





Saat ini saya merasa sedang berotasi terlalu cepat dalam kehidupan saya, namun belum membuahkan hasil yang memuaskan. Sebaliknya saya menjadi terjebak dalam rotasi tersebut. Terus terpacu untuk melakukan pemenuhan kehidupan yang tidak pernah ada habisnya.

Rupanya akhir-akhir ini saya merasa terlalu berkutat pada kesibukan-kesibukan pekerjaan yang membuat waktu saya benar-benar tersita untuknya. Secara perlahan kesibukan itu yang akhirnya mengikis ruang privasi saya. Tak ada waktu untuk teman, sahabat, keluarga, bahkan diri sendiri. Hingga akhirnya semua itu baru saya sadari ketika saya merasa telah masuk dalam kondisi stres dan jenuh dengan semua kesibukan itu. 

Saya jadi teringat dengan sebuah kisah "bob dan bib”, itu lho sebuah kisah yang menceritakan tentang  dua anak laki-laki bernama bib dan bob saat melewati lembah permen lolipop.

Saat itu Bob merasa girang melihat lolipop yang terlihat begitu banyak di depannya hingga ia harus mempercepat jalannya untuk mengambil semua lolipop yang ia ambil dan bob menyimpannya di dalam karung besar. Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis, maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil permen yang dilihatnya. Tanpa terasa bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop, itulah batas akhir lembah permen lolipop. Bob merasa kelelahan dan kehabisan tenaga hingga ia lupa merasakan peremn lolipop yang ia ambil. 

Sebaliknya dengan bib yang menikmati permen lolipop di sepanjang jalan lembah lollipop. Selain dapat menikmati permen dengan berbagai rasa, bib juga menikmati pemandangan yang begitu indah di dalam lembah lolipop sana. Berbagi rasa dan bercanda tawa dengan orang disekitarnya. 
Hingga akhirnya Bob sadar akan satu hal bahwa "perjalanan ini bukan tentang berapa banyak yang tlah saya kumpulkan tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia"

Kisah bob dan bib tersebut menginspirasi saya untuk segera mengambil tindakan agar saya tidak menyesal seperti Bob. Maka ketika saya sedang stress dan jenuh dengan kesibukan-kesibukan pekerjaan, yang akan saya lakukan adalah Take Time To Pause
Saya rasa memang ada benarnya untuk berhenti sejenak dan berpaling dari rutinitas sehari-hari  demi  menikmati kehidupan ini  dengan berbahagia dan berbagi bersama orang-orang tercinta.
Jadi mulai besok dan enam hari selanjutnya saya akan mengambil cuti untuk berlibur ke Jogja bersama keluarga dan saudara. 
Yuk…siapa yang mau kopdar dengan saya di jogja!! 



Rabu, 15 Februari 2012

Dandelion

Gambar diambil dari http://www.shutterstock.com

Aku terlonjak dari mimpiku demi sebuah telpon yang berdering di pagi buta. Tadinya aku ingin sekali memaki orang itu tapi ketika melihat nama mu yang tertera di layar ponsel, kuurungkan niatku. CInta mampu meruntuhkan setiap amarah.

"hey, ada apa nelpon sepagi ini?",ucapku setelah meletakkan ponsel di telingaku.

"keluar dong, aku ingin menunjukkan sesuatu padamu. kamu lalu menutup telpon sementara belum sempat aku mengiyakan keinginanmu.

***
 Dada ini bergemuruh, jantung ini kian cepat berdetak ketika dirimu tersenyum manis padaku. Kamu lalu menatap sekilas padaku dan berbisik "hay manis...begini ya muka kamu ketika baru bangun tidur?".
 Seketika tubuh ku membeku dan bibirku menjadi kelu tak mampu berkata apa-apa.

Lalu jarimu menelusup di sela-sela jemariku, aku hanya diam, dan mengikuti langkahmu. Kau bawa aku menerabas ilalang itu.
Hingga akhirnya di pertengahan ilalang , kita  berhenti.  Kamu petik sekuntum bunga, bunga rumput yang berbentuk bulat dengan bulu-bulu lembut berwarna putih.

"dandelion",bisikmu padaku. Konon katanya sebuah harapan akan terkabul bila disebutkan sebelum meniup bunga ini. 

Dahiku mengernyit tak mengerti apa yang kamu katakan waktu itu.

"helaian putih ini akan terbang bersama angin dan mereka yang akan mengabarkan kepada semesta tentang  harapanmu , dan semesta akan ikut berdoa untuk sebuah harapan itu",ucapmu sembari memetik setangkai dandelion lagi untukku. 

 "apapun?"

"ya..apapun itu",ucapmu.

Aku memegang dandelion yang kamu berikan untukku, lalu ku sebutkan dalam hati tentang harapanku. Kutiup dandelion. Angin membawa pergi helaian putih  itu untuk mengabarkan pada semesta tentang harapanku.

Kamu tersenyum, lalu menatapku lekat sebelum akhirnya kau pejamkan matamu sambil mengucapkan harapanmu pada dandelion itu. Kau meniupnya dengan lembut, hingga helain putih itu terbang dengan sangat apik menunggang angin. 

Dan kami berdua terpaku menatap harapan-harapan yang terbang itu.

"apa harapanmu?",tanyamu padaku melingkarkan tanganmu ke pundakku.

Aku tersenyum "aku ingin selalu bersamamu selamanya", jawabku dengan malu-malu.

"kalau begitu, do you merry me....",ucapmu sontak membuat dadaku semakin bergemuruh tak karuan. 

Dandelion ...dandelion....terima kasih tlah mengabarkan kepada semesta tentang harapanku.

 
 



 

Senin, 13 Februari 2012

Sate Blora Vs Sate Madura

Kali ini jejak-jejak kakiku berada di Blora, sebuah kota kecil di jawa tengah tepatnya diselatan kota rembang. 
Malam itu saya dan ketiga teman saya ingin sekali menikmati makanan khas kota tersebut yaitu sate blora. Sebenernya sih bisa dengan gampang dapetin makanan itu di kota saya, cuman pengen aja merasakan makanan khas itu di kota asalnya. 

Sate Blora VS Sate Madura, enak yang mana yah?

Bagi gue semua enak kok, hehe ....
Sate blora itu berbahan dasar daging ayam yang di tusuk-tusuk kecil,  yang membedakan dengan sate madura adalah bumbunya, meskipun sama-sama berbahan dasar kacang tanah ,  kalau sate blora di tambahin bumbu kemiri dan santan kelapa. Bumbunya mengental dengan rasanya gurih, beda sama bumbu sate madura yang lebih encer dan rasanya gurih manis.

Ini dia neh gambarnya:
Bumbunya



Sajiannya seperti gambar di atas flend, Nasi Putih di siram kuah opor tanpa santan, ditaburi bawang goreng dan sambal, sedangkan minumnya jeruk panas. Wiehh...mantaps.

Masalah harga jangan di tanya murah meriah, pertusuk Rp 1200,00, nasi Rp.2000, Jeruk Anget: Rp.2000.
Oh ya...kalau makan disini, tusuknya jangan di buang , soalnya itu yang akan dijadiin pedagang buat ngitung berapa sate yang kita habiskan. hehe.


Selamat mencoba yah,

 

Jadilah motivator untuk diri sendiri



Tidak semua yang kita harapkan dan cita-citakan terwujud sesuai dengan keinginan kita, adakalanya kegagalan mewarnai perjalanan hidup dalam merain mimpi dan cita-cita kita. Setiap orang berbeda dalammenyikapi kegagalan dalam hidupnya, Ada yang sulit menerima kegagalan tapi tidak sampai mengganggu kelangsungan hidupnya, ia masih memiliki semangat untuk bangkit dari kegagalan tersebut. Sebagian orang lain ada yang stres dan depresi dalam menghadapi kegagalan. Ia seperti manusia yang terjatuh dalam jurang yang sangat dalam, terpuruk dalam kesedihan.
Tak dapat di pungkiri di saat kesedihan merajai hati kita keberadaan orang tercinta sebagai penyemangat (motivator) bagi kita sangatlah dibutuhkan. Orang tua, saudara, sahabat, pasangan hidup kita yang selalu menjadi alasan kita untuk bangkit dari kesedihan, ada juga yang sengaja menyewa mahal seorang konsultan untuk dapat menarik diri kita keluar dari kesedihan. Namun apa yang akan anda lakukan jika mereka semua tak dapat membantu anda keluar dari kesedihan tersebut? 
Ada satu hal yang terkadang sering anda lupakan bisa menjadi motivator paling ampuh untuk dirimu,  dia adalah diri sendiri.
Karena hanya diri kita sendiri yang tahu kapan dan bagaimana kita akan berhnenti untuk bersedih.
Keberadaan motivator akan menjadi  sebuah ketersia-sian bila kita sendiri pun tak pernah ingin dan mau bangkit dari kesedihan itu. Tak selamanya mereka mengerti apa yang kita rasakan berbeda dengan diri kita sendiri yang tahu apa yang kita inginkan.

Untuk yang menginginkan perubahan dalam hidupnya, jangan pernah mengandalakan seorang motivator saja untuk suatu perubahan keadaan di dalam hidupmu, tak perlu menunggu di semangati dan di dukung. Semua ada di genggamanmu bukan di genggaman orang lain. Jika hanya mengandalakan mereka sang penyemangat maka suatu hari nanti jika orang itu sudah tidak ada dalam hidupmu mungkin kamu akan kembali bersedih dan terpuruk.So, jadilah motivator yang baik untuk diri sendiri.

Minggu, 12 Februari 2012

Adakah dia disini?

Dear Diary,

Siang ini aku bertemu dengan nya yang datang dari dunia maya ku,
Dia hanya ada dalam dunianya saja, sedikit bicara pada ku,
Mungkin raganya ada disini bersama ku, entah dengan jiwanya....


Sunday, 12-February-2012
@dampo awang beach - rembang